- Potensi Dan Masalah
Dalam menentukan rumusan arah kebijakan pembangunan desa terdapat potensi dan masalah sebagai berikut :
Tabel 4.2.2 Potensi dan Masalah Arah kebijakan Pembangunan Desa
| No | Arah Kebijakan Pembangunan Desa | Potensi | Masalah |
| Membangun dan mengembangkan sistem pemerintahan desa yang professional, efektif dan efisien serta berorientasi pada pelayanan public | |||
| 1 | Pembangunan sarana dan prasarana pemerintahan desa | Tersedia bahan lokal dan tenaga kerja | Terbatasnya pendanaan dari pemerintah |
| 2 | Peningkatan kapasitas aparat pemerintahan desa
| Aparat desa lengkap | Terbatasnya tenaga pelatih dan pendanaan dari pemda |
| 3 | Mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan desa
| Aparat yang bertanggung jawab lengkap | Masih terbatasnya keterampilan yang dimiliki oleh aparat desa |
| 4 | Penerapan standar pelayanan minimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat desa | Kantor desa dan Aparat desa lengkap | Telah diberlakukannya jam kerja perangkat desa, tetapi sebahagian perangkat desa mengabaikan |
| Memperkuat sumber-sumber ekonomi rakyat | |||
| 1 | Melakukan pendataan potensi ekonomi yang ada di desa | Sumber-sumber ekonomi desa tersebar di setiap dusun | Data profil desa jarang di up date |
| 2 | Dukungan regulasi desa terkait pengelolaan sumber daya ekonomi desa | Lembaga dan potensi ekonomi desa ada | SDM aparat kelembagaan desa terbatas |
| 3 | Peningkatan kapasitas bagi pelaku usaha yang ada di desa
| Kelompok usaha ada di desa | tenaga pelatih dan sumber pendanaan tidak ada |
| 4 | Pembangunan infrastruktur sosial dasar ekonomi | Bahan lokal dan tenaga kerja tersedia | Sumber pendanaan yang terbatas |
| Mengembangkan potensi desa sebagai unggulan di semua bidang | |||
| 1 | Pendataan dan inventarisasi semua potensi yang dimiliki desa mulai dari Sumber Daya alam, Sumber Daya Manusia maupun Sumber Daya Sosial Budaya | Ada potonsi yang dimiliki oleh desa | potensi desa belum di up date pada data profil desa |
| 2 | Promosi pada tingkat kabupaten
| Pameran pembangunan dilaksanakan rutin setiap tahun | Keterbatasan biaya mengikuti kegiatan pameran |
| 3 | Pembangunan infrastruktur untuk mendukung iklim investasi | Material lokal dan tenaga kerja tersedia | Keterbatasan biaya dari pemda |
| Membangun dan mendorong usaha-usaha untuk optimalisasi sektor pertanian ; | |||
| 1 | Pembangunan infrastruktur pendukung sektor pertanian | Material lokal dan tenaga kerja tersedia | Keterbatasn biaya dari pemda |
| 2 | Pengembangan dan penguatan kelompok tani | Kelompok usaha pertanian dan pendukungnya ada | Peran instansi terkait belum maksimal |
| 3 | Pengembangan investasi dan kemitraan | Kelompok usaha ada | Kelompok usaha yang ada keterbatasan modal |
| 4 | Pengembangan olahan hasil-hasil pertanian
| Produksi pertanian cukup melimpah | Pemasaran masih berskala lokal |
| Mengembangkan solidaritas antar tokoh masyarakat dan semua komponen masyarakat untuk membagun desa berlandaskan moral dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama dan adat istiadat | |||
| 1 | Pembangunan sarana dan prasarana keagamaan
| Material lokal dan tenaga kerja tersedia | Kerebatasan pembiayaan dari pemdes |
| 2 | Pembangunan sarana dan prasarana kamtibmas
| Material lokal dan tenaga kerja tersedia | Kerebatasan pembiayaan dari pemda |
| 3 | Pemberian insentif kepada pengurus lembaga keagamaan | Pengurus lembaga keagaamaan lengkap | Pembiayaan dari pemda terbatas |
